AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MUNAFRI-ALIYAH (MULIA) : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Ribuan Warga Antar Elius Sonda Korban Dugaan Pembunuhan ke Peristirahatan Terakhir

Berita Online Sulawesi, Toraja Utara — Ribuan warga memadati Lingkungan Kayurame, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (25/7), untuk mengantarkan Elius Sonda Randanan ke tempat peristirahatan terakhir.

Almarhum merupakan korban dugaan kasus pembunuhan yang saat ini tengah ditangani pihak kepolisian.

Sejak pagi hari, pelayat dari berbagai wilayah di Toraja Utara dan sekitarnya terus berdatangan. Gelombang warga memenuhi ruas jalan menuju rumah duka hingga ke lokasi pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus wujud simpati mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Suasana haru menyelimuti seluruh rangkaian prosesi pemakaman. Sebagian besar warga khusyuk mengikuti ibadah, sementara yang lainnya berdiri berderet di sepanjang jalan mengiringi perjalanan terakhir korban.

Banyaknya warga yang hadir menyita perhatian pelayat yang datang dari luar daerah. Elisabeth Langngan, warga Lamunan, Makale, mengaku tersentuh melihat dukungan masyarakat yang begitu besar.

“Saya baru pertama kali menyaksikan prosesi pemakaman seramai ini. Antusiasme masyarakat luar biasa,” ungkap Elisabeth di lokasi.

Kehadiran ribuan pelayat ini dinilai warga sekitar sebagai simbol kuatnya dukungan moral kepada keluarga, sekaligus cerminan harapan publik agar kasus hukum yang menimpa korban diselesaikan secara tuntas.

Di tengah suasana duka yang mendalam, tangis ibunda korban, Yusri atau yang akrab disapa Indo’ Pare pecah di ruang tengah rumah duka. Didampingi kerabat dekat, ia menumpahkan kesedihan mendalam atas kepergian putra tercintanya.

“Saya hanya berharap polisi bisa memproses pelakunya. Kenapa mereka begitu tega membunuh anak saya,” tutur Indo’ Pare dengan suara bergetar dan terisak.

Ia pun memohon kepada aparat penegak hukum agar memberikan hukuman setimpal kepada pelaku penyerangan tersebut.

“Saya minta pelaku dihukum sesuai perbuatannya. Saya tidak habis pikir, bagaimana bisa seseorang tega menghilangkan nyawa orang lain,” tambahnya.

Hingga saat ini, kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan Elius Sonda Randanan masih berada dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. 

Masyarakat berharap aparat dapat bergerak cepat, profesional, dan transparan dalam mengungkap dalang di balik peristiwa ini demi tegaknya keadilan bagi keluarga korban. (Sal)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026