Lapangan Sempit Tak Surutkan Niat SMPN 49 Perkuat Karakter Siswa Dengan Rutin Gelar Jumat Ibadah
Media Kita Semua Pemandangan berbeda terlihat di lapangan UPTD SPF SMP Negeri 49 yang berada dijalan Syech Yusuf Kelurahan Mangasa Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Jumat (18/9/2026) pagi.
Puluhan peserta didik berkumpul membentuk shaf rapi di atas hamparan karpet biru untuk melaksanakan Shalat Dhuha Berjamaah.
Ibadah sunnah tersebut sengaja digelar di area terbuka lapangan sekolah agar mampu menampung seluruh siswa-siswi beserta guru pembimbing dalam satu hamparan yang sama.
Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lebih maksimal, terkoordinasi, dan penuh kekhidmatan.
Kegiatan shalat Dhuha bersama ini merupakan bagian inti dari "Jumat Ibadah", sebuah agenda rutin yang konsisten dijalankan oleh UPTD SPF SMP Negeri 49 Makassar setiap akhir pekan.
![]() |
| Pelajar SMPN 49 melakukan sujud saat pelaksanaan shalat sunnat Dhuha yang digelar dilingkungan sekolah, Jumat 18 September 2026 |
Bukan Sekadar Shalat Berjamaah
Tak hanya shalat Dhuha, rangkaian program ini juga diperkaya dengan pembacaan sholawat bersama serta tausiyah keagamaan dari guru pembimbing yang memberikan siraman rohani dan motivasi moral relevan bagi kehidupan para siswa saat ini.
Program Jumat Ibadah dilaksanakan tidak hanya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga sebagai sarana melatih kemandirian siswa dalam beribadah sejak dini serta memantik minat mereka agar senantiasa mengutamakan nilai-nilai keagamaan.
Menanamkan Karakter dan Kedisiplinan
Melalui pembiasaan ibadah yang dilakukan secara berkelanjutan ini, satuan pendidikan yang kini dipimpin oleh Ibu Irdayani Jusman Pakiding, S.Pd., M.Pd., Gr., menaruh harapan besar terhadap tumbuh kembang karakter siswa.
Kedisiplinan, rasa toleransi, dan nilai-nilai persatuan diharapkan dapat tertanam kuat dalam diri siswa untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak sekolah meyakini bahwa nilai-nilai positif yang ditanamkan secara rutin setiap hari Jumat akan terus membekas dan membentuk kepribadian mulia para siswa, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
![]() |
| Pelajar SMPN 49 Makassar mendengarkan tausiyah keagamaan dalam rangkaian kegiatan Jumat Ibadah, 18 September 2026 |
Pembentukan karakter berlandaskan agama ini sejalan dengan prinsip dasar semua agama di Indonesia yang memerintahkan umatnya untuk beribadah sebagai bentuk ketaatan dan penguat iman.
Dalam ajaran Kristiani misalnya, pelaksanaan ibadah merupakan perintah utama yang sangat penting sebagaimana tertuang dalam Alkitab:
"Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah." (Ulangan 6:13)










