Dongeng "Jelajah Hijau di Pantai Losari", Cara Istri Walikota Tanamkan Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Sesi story telling ini menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Dengan penuh ekspresi dan interaksi yang hangat, Melinda mengajak anak-anak menyelami cerita yang mengangkat keindahan Pantai Losari ikon kebanggaan Makassar sekaligus menyisipkan pesan pentingnya menjaga kebersihan alam.
Buku yang dikemas dengan bahasa ringan dan sederhana tersebut terbukti efektif menyampaikan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara menyenangkan.
Melinda menekankan bahwa kebiasaan membaca dan mendongeng memiliki peran vital dalam membangun karakter serta menumbuhkan rasa ingin tahu anak.
Menurutnya, buku cerita bukan sekadar media pengenalan literasi, melainkan sarana efektif dalam menyampaikan nilai kehidupan.
“Anak-anak belajar paling baik ketika mereka merasa senang. Melalui cerita, mereka tidak hanya mengenal huruf dan kata, tetapi juga belajar tentang kepedulian, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap lingkungan sekitar,” ujar Melinda.
Ia menambahkan, pemilihan kisah “Jelajah Hijau di Pantai Losari” dirancang untuk mendekatkan anak-anak pada lingkungan sekitar dan identitas kotanya sejak dini.
“Menanamkan kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dengan cara yang rumit. Cerita sederhana mampu membangun imajinasi anak sekaligus membentuk kebiasaan baik yang akan mereka bawa hingga dewasa,” tuturnya.
Tak berhenti pada sesi membaca, istri Wali Kota Makassar ini juga mengajak anak-anak terlibat langsung dalam permainan interaktif pengelolaan sampah.
Dalam suasana yang interaktif, ia mengenalkan perbedaan sampah organik dan anorganik lewat contoh sehari-hari, seperti sisa makanan, daun kering, botol plastik, hingga kertas.
Metode edukasi langsung yang memadukan cerita dan permainan ini diharapkan memberikan kesan mendalam bagi memori anak-anak.
Melalui momentum peringatan Hari Anak Nasional ini, Bunda PAUD Kota Makassar berharap edukasi lingkungan dan pemilahan sampah dapat tertanam kuat sejak usia dini, melahirkan generasi masa depan yang peduli dan siap membawa perubahan positif bagi Kota Makassar. (*)







