AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MUNAFRI-ALIYAH (MULIA) : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Hari Pertama Sekolah: 306 Siswa Baru SMPN 25 Makassar Sambut Tahun Ajaran 2026/2027 Lewat MPLS Edukatif




Berita Online Sulawesi, Makassar — Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti lapangan SMP Negeri 25 Makassar pada Senin (13/7/2026) pagi.

Ratusan wajah baru tampak berbaris rapi mengikuti upacara bendera yang menandai hari pertama masuk sekolah untuk Tahun Ajaran 2026/2027, sekaligus dimulainya rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS).

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang Kehumasan SMPN 25 Makassar, Usman Andi, S.Pd M.Pd dalam keterangan tertulis diterima menyampaikan bahwa ​kegiatan awal yang sangat dinantikan oleh murid baru ini dibuka langsung secara resmi oleh Kepala UPT SPF SMPN 25 Makassar, Akib, S.Pd., M.Pd.

Ia menyebut, ​sebanyak 306 peserta didik kelas VII dipastikan akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari ke depan.

Seluruh aktivitas telah disusun secara sistematis berdasarkan pedoman resmi sekolah dengan alokasi waktu yang ketat, guna membantu proses adaptasi anak dari jenjang dasar ke jenjang menengah.

​Selain mengenalkan budaya dan tata tertib sekolah, MPLS kali ini juga memuat beragam materi edukatif dan rangkaian kegiatan harian yang padat manfaat.

​"Bagi ratusan peserta didik baru SMPN 25 Makassar, hari pertama sekolah bukan sekadar awal tahun ajaran. Di sanalah kesan pertama tentang dunia pendidikan dibentuk. Mereka mulai mengenal guru, teman, aturan, sekaligus nilai-nilai yang kelak menjadi bagian dari perjalanan belajar mereka." Ujar Usman Andi.


Pelaksanaan MPLS tahun ini juga mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.

​Berdasarkan aturan terbaru tersebut, pihak sekolah memastikan bahwa seluruh kegiatan akan berjalan dengan prinsip:

​Edukatif dan berorientasi pada proses belajar.

​Ramah anak dan inklusif bagi semua kalangan.

​Bebas kekerasan serta bebas dari tindakan perundungan (bullying).

​Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan siswa baru, pihak sekolah menegaskan bahwa guru bertindak sebagai penanggung jawab utama di lapangan selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, organisasi siswa (OSIS) hanya ditempatkan sebagai pendamping guna membantu kelancaran teknis acara.

​Dengan dimulainya MPLS ini, SMPN 25 Makassar siap mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter positif sejak hari pertama mereka melangkah di gerbang sekolah. (@ruri)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026