AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MUNAFRI-ALIYAH (MULIA) : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Nakhoda Baru SD Inpres Sambung Jawa 1 Makassar: Syaripa Juhadaeni Fokus Pembenahan dan Rencana Terapkan Full Day School

Berita Online Sulawesi, Makassar – Satuan pendidikan UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 1 Makassar kini resmi memiliki komandan baru. Syaripa Juhadaeni, S.Pd., M.Pd., dipercaya mengemban tugas di pucuk pimpinan sebagai Kepala Sekolah definitif. 

Amanah besar ini tentunya menjadi tanggung jawab yang tidak ringan dalam upaya mengembangkan serta meningkatkan peran dan fungsi sekolah sebagai lembaga pendidikan dasar yang berkualitas.

Usai berdiskusi dengan para guru dan tenaga kependidikan (tendik) internal, awak media Berita Online Sulawesi.Com berkesempatan menemui Kepala Sekolah di ruang kerjanya untuk berbincang santai pada Rabu (15/7/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, perempuan yang sebelumnya mengabdi sebagai guru di SD Inpres Jongaya Makassar ini membagikan ceritanya mengenai langkah-langkah awal yang telah ia lakukan selama beberapa hari pertama bertugas.

Sejak hari pertama memulai tugasnya, Syaripa langsung tancap gas. Ia fokus meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana (sapras) di seluruh area sekolah, termasuk mengecek kelayakan ruang belajar murid di setiap kelas.

Tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, ia juga turun tangan memantau langsung proses daftar ulang Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili. Untuk tahun ajaran ini, SD Inpres Sambung Jawa 1 membuka kuota sebanyak 56 murid kelas satu yang terbagi dalam dua rombongan belajar (rombel).

Selain itu, pengecekan kebersihan lingkungan sekolah dalam mendukung program Sekolah Adiwiyata juga menjadi salah satu fokus perhentian.

Suasana pembelajaran murid SD Inpres Sambung Jawa 1 Makassar



Rencana Penerapan Full Day School

Salah satu terobosan yang menarik perhatian ke depannya adalah rencana penerapan proses belajar mengajar (PBM) dengan sistem full day. Jika regulasi ini berjalan, para guru dan murid hanya akan bersekolah hingga hari Jumat, sementara hari Sabtu menjadi hari libur.

Mengingat sekolah ini berada di dalam satu kawasan terpadu, koordinasi lintas sekolah menjadi kunci utama.

"Saya juga sedang bicarakan dengan kepala sekolah di sebelah karena kita berada dalam satu kompleks. Bagaimana nantinya sekolah bisa menerapkan kegiatan belajar full day ini dengan matang," ujar Syaripa di sela-sela perbincangan.

Menutup perbincangan, Kepala Sekolah yang akrab disapa Ibu Eni ini menegaskan komitmennya untuk memberikan kinerja terbaik selama memimpin UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 1 Makassar.

Ia menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan mendukung penuh program-program Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.

Ia berharap seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga orang tua murid dapat membangun sinergi dan kolaborasi yang kuat. Menurutnya, keberhasilan program sekolah sangat bergantung pada komitmen bersama dari seluruh ekosistem pendidikan yang ada. (@ruri)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026