AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MUNAFRI-ALIYAH (MULIA) : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Lulusan SMPN 13 Makassar, Qashas Ruwa Putra Tembus Jalur Unggulan SMANSA 2026

Foto Ilustrasi Karikatur (@ruri)


Berita Online Sulawesi, Makassar — Budaya prestasi dan kualitas pendidikan di SMP Negeri 13 Makassar kembali terbukti nyata. Sekolah yang dikenal konsisten dalam pembinaan karakter dan akademis ini kembali menorehkan kebanggaan setelah salah satu peserta didik sukses menembus ketatnya persaingan masuk ke SMA Negeri unggulan di Kota Makassar.

​Prestasi gemilang yang mengharumkan nama sekolah tersebut dicapai oleh Qashas Ruwa Putra, siswa kelas 9-7. Remaja berusia 15 tahun ini secara resmi dinyatakan diterima di SMA Negeri 1 (Smansa) Makassar melalui jalur Layanan Unggulan pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 yang diumumkan pada Rabu, 3 Juni 2026 lalu.

​Melalui Seleksi Ketat Berbasis CAT

​Keberhasilan Qashas menembus salah satu jalur penerimaan paling kompetitif di kota berjuluk Kota Daeng ini tidaklah mudah. Ia harus melewati seleksi khusus berbasis prestasi nilai akademik serta ujian berbasis komputer menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).

​Sebagai informasi, pada SPMB 2026 ini, jalur Layanan Unggulan di Kota Makassar dibuka secara terbatas di beberapa sekolah saja, yaitu ​SMAN 1 Makassar, ​SMAN 2 Makassar, ​SMAN 5 Makassar,​SMAN 17 Makassar dan ​SMAN 24 Makassar.

Ketatnya persaingan di SMAN 1 dipicu oleh terbatasnya kuota, di mana sekolah hanya menyediakan dua rombongan belajar (rombel) khusus dengan kapasitas total 60 siswa.

Motivasi dari Keluarga Sederhana

​Qashas adalah anak kedua dari tiga bersaudara kelahiran Makassar tahun 2011. Ia tumbuh dalam keluarga yang sederhana. Ayahnya hanyalah karyawan swasta dengan gaji pas-pasan.

Keterbatasan ekonomi justru menjadi bahan bakar motivasi terbesar bagi dirinya untuk terus mengejar pendidikan setinggi-tingginya demi membanggakan kedua orang tuanya.

​Saat ditemui usai pengumuman, Qashas tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia sekaligus harunya.

​"Senang dan tidak menyangka. Awalnya sempat pesimis merasa pasti berat bersaing di SMA 1 Makassar. Ternyata lulus ja, alhamdulillah saya bersyukur," ungkap Qashas dengan dialek khas Makassar.

​Bagi Qashas, kelulusan ini terasa sangat spesial. Selain menjadi kebanggaan pribadi, pencapaian ini sekaligus mengabulkan doa dan impian terpendam sang ayah yang rupanya sempat bercita-cita bersekolah di Smansa Makassar 29 tahun silam. 

Semangat belajar yang konsisten, karakter yang kuat, serta bimbingan dari para guru di SMPN 13 Makassar terbukti menjadi kunci suksesnya.

Kepala SMPN 13 Makassar Drs. Ramli, M.Pd


Apresiasi dari Kepala Sekolah

​Keberhasilan ini disambut penuh rasa syukur oleh pihak sekolah. Kepala SMP Negeri 13 Makassar, Drs. Ramli, M.Pd, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Qashas Ruwa Putra yang berhasil lulus melalui jalur layanan unggulan.

​“Terima kasih dan selamat untuk siswa kami yang diterima di SMA 1 Makassar. Saya berpesan kepada siswa yang lulus agar tetap menjaga nama baik sekolah di mana pun berada,” ujar Drs. Ramli.

​Ia juga menambahkan bahwa capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah melainkan menjadi stimulus dan motivasi bagi siswa lainnya di SMPN 13 Makassar untuk terus belajar dan mengukir prestasi.

Menuju Sekolah Legendaris Pencetak Pemimpin

SMA Negeri 1 Makassar sendiri merupakan sekolah legendaris yang didirikan sejak tahun 1950. Sejak dulu hingga kini, Smansa Makassar dikenal sebagai sekolah favorit dengan standar seleksi yang sangat tinggi.

​Sekolah ini juga masyhur sebagai "pabrik" pencetak pemimpin bangsa, mulai dari kepala daerah, pejabat kementerian, perwira tinggi TNI/Polri, hingga tokoh politik nasional. Sebut saja nama-nama besar seperti:

​Zainal Arifin Paliwang (Gubernur Kalimantan Utara), ​Andi Ina Kartika Sari (Bupati Barru), ​Danny Pomanto (Mantan Walikota Makassar), ​Agus Arifin Nu'mang (Mantan Wakil Gubernur Sulsel), ​Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi (Mantan Kapolda Sulsel), ​Laksda TNI Arsyad Abdullah (Staf Ahli Bidang Hankam Setjen Wantannas), ​Dr. Andi Saguni, MA (Pejabat Pimpinan Tinggi Kemenkes).

​Selain itu, terdapat nama-nama tokoh publik lainnya seperti Zuhair Kalla, Ferdi Sambo, Tomi Lebang, hingga akademisi Sudirman Nasir.

Di tingkat pemerintahan daerah, alumni Smansa Makassar juga mendominasi jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabinet pemerintahan Munafri Arifuddin atau Appi, seperti drg. Ita Isdiana Anwar, Andi Irwan Bangsawan, Nirman Mungkasa, Zaenal Ibrahim, Andi Fadly Wellang, Syamsul Bahri, Nursaidah Sirajuddin dan Andi Herfida Attas.

​Kini, dengan bekal akademik dan pendidikan karakter dari SMPN 13 Makassar, Qashas Ruwa Putra siap melangkah masuk ke dalam gerbang sekolah legendaris tersebut untuk merajut masa depan dan mengikuti jejak para alumni hebat terdahulu. (*)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026