Layanan SPMB SDI Sambung Jawa 1 Berjalan Lancar, Tahun Ini Terima 2 Rombel
Berita Online Sulawesi, Makassar – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Makassar untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Ajaran 2026/2027 resmi bergulir.
Memasuki tahap pertama, panitia membuka pendaftaran untuk Jalur Non-Domisili yang meliputi kategori Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 15 hingga 17 Juni 2026.
Guna memastikan proses berjalan efektif, seluruh rangkaian pendaftaran pada tahap ini dilaksanakan sepenuhnya berbasis dalam jaringan (daring/online).
Langkah digitalisasi ini diambil oleh Pemerintah Kota Makassar demi memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, serta menjamin transparansi penuh bagi seluruh warga masyarakat.
Memasuki hari kedua dibukanya pendaftaran, pelaksanaan layanan SPMB di UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 1 Makassar berjalan lancar termasuk pada hari pertama pendaftaran.
Pihak sekolah berkomitmen penuh untuk memberikan layanan informasi dan pendampingan SPMB guna memudahkan akses bagi masyarakat, khususnya para orang tua atau wali calon murid yang sedang mempersiapkan dokumen persyaratan.
Kepala SD Inpres Sambung Jawa 1, Hj. Sohrah, S.Pd meminta para orang tua agar tertib administrasi, lebih teliti dan disiplin dalam mengikuti alur yang telah ditetapkan serta memperhitungkan jarak tempat tinggal dari sekolah saat mendaftar.
"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua dan wali murid untuk mematuhi jadwal serta melengkapi seluruh persyaratan yang berlaku. Hal ini sangat penting agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar dan terhindar dari kendala administrasi," ujar Hj. Sohrah.
Beliau juga menambahkan bahwa tahun ini sekolahnya menerima siswa baru dua rombongan belajar (rombel) dengan total kuota 56 siswa atau masing-masing rombel sebanyak 28 siswa.
Pihak sekolah berharap proses penerimaan murid baru dapat terus berjalan lancar hingga penutupan pendaftaran dan mampu menjaring peserta didik yang siap mengikuti proses pembelajaran di tahun ajaran baru. (*)











