Peserta Didik SMPN 11 Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila, Guru Hadir
Berita Online Sulawesi, Makassar — Segenap warga sekolah di institusi pendidikan UPT SPF SMP Negeri 11 Kota Makassar melaksanakan upacara bendera dalam rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Lapangan SMPN 11, Jalan Kapasa Baru Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea.
Kepala sekolah bersama jajaran guru serta tendik menghadiri upacara mengenakan seragam nasional batik Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dipadukan dengan kopiah hitam dan hijab hitam di kepala.
Sementara para peserta didik tampil kompak dengan mengenakan seragam resmi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berwarna Putih Biru.
Plt Kepala UPT SPF SMPN 11 Makassar Muhammad Subair Rahman yang bertugas menjadi inspektur upacara kali ini menyampaikan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang bertema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Makna tema ini menegaskan bahwa nilai luhur Pancasila relevan untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia.
Dalam prosesi upacara ini, seluruh rangkaian upacara berjalan dengan tertib dan lancar. Atmosfer nasionalisme begitu terasa sejak awal.
Upacara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih oleh murid-murid yang tergabung dalam Paskibra dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan bersama-sama, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara dan amanat dari pembina upacara.
Merujuk Imbauan Resmi Kemendikdasmen
Pelaksanaan upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di SMPN 11 Makassar ini merujuk pada imbauan resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Surat No: 11426/B/MDM.A/HK.04/2026.
Ketentuan tersebut mengacu pada Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Jajaran guru dan tendik SMPN 11 Makassar menghadiri upacara mengenakan seragam batik Korpri.
Berdasarkan surat imbauan Kemendikdasmen, esensi dari pelaksanaan upacara ini tidak sekadar seremonial belaka. Kegiatan ini ditujukan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme yang kuat, memperkokoh ideologi Pancasila di lingkungan sekolah, serta membentuk karakteristik positif peserta didik sejak dini. (@ruri)











