SELAMAT MEMPERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026 - AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MUNAFRI-ALIYAH (MULIA) : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Sebanyak 945 Bintara Remaja Pusdik Brimob Dilantik, Kapolda Sulsel Tekankan Semangat ‘Rastra Sewakottama’


Berita Online Sulawesi, Makassar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin langsung Upacara Penutupan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah Pendidikan Pembentukan Bintara Polri (Kemampuan Brimob) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. 

Upacara khidmat ini berlangsung di Lapangan Upacara SPN Polda Sulsel pada Kamis (04/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulsel didampingi oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Upi Djuhandhani. 

Turut hadir jajaran unsur Forkopimda Sulsel, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., para Pejabat Utama Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar, serta pengurus Bhayangkari jajaran.

Sebanyak 945 orang siswa secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Bintara Polri dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).

Para Bintara remaja berkemampuan khusus Brimob ini merupakan hasil pengiriman dari 15 Polda di Indonesia, yang meliputi: Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Polda Bangka Belitung, Polda Kepulauan Riau, Polda Riau, Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Tengah, Polda Sulawesi Tenggara, Polda Sulawesi Barat, Polda Gorontalo, Polda Maluku, Polda Maluku Utara, Polda Papua, Polda Papua Barat, Polda Papua Barat Daya dan Polda Papua Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro membacakan amanat tertulis dari Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. 

Di dalamnya ditegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang sebagai insan Bhayangkara dalam mengabdikan diri kepada institusi Polri, bangsa, dan negara.

“Mulai hari ini para Bintara remaja telah resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua. Hal ini berarti pada diri saudara telah melekat tugas, kewajiban, dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda saat membacakan amanat.

Lebih lanjut, amanat tersebut mengingatkan bahwa sebagai anggota Polri, para Bintara remaja mengemban tugas pokok untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, serta menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan.

Kapolda Sulsel juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup sekaligus pedoman kerja dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lapangan.

Semangat “Rastra Sewakottama”—yang berarti Polri adalah pelayan utama nusa dan bangsa—harus tertanam kuat di dalam dada setiap personel.

“Laksanakan tugas mulia ini dengan tulus dan ikhlas, serta hindari segala perbuatan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat dan institusi Polri,” tegas Irjen Pol. Djuhandhani.

Perkuat Pengamanan Nasional

Secara nasional, Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I TA 2026 ini telah meloloskan total 2.909 personel Polri baru. Ribuan personel tersebut dididik di tiga Sekolah Polisi Negara (SPN), dengan rincian SPN Polda Metro Jaya 993 orang, SPN Polda Jawa Timur 971 orang dan SPN Polda Sulawesi Selatan 945 orang.

Kehadiran para Bintara remaja baru ini diharapkan dapat memperkuat lini depan pelaksanaan tugas Polri di lapangan. Di mana pun nantinya ditempatkan, mereka dituntut untuk mampu menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, dedikasi, serta rasa tanggung jawab yang tinggi demi menjaga kedaulatan dan keamanan NKRI. (*)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026