Bak Iring-Iringan Pengantin, Kirab 10 Mobil Antar H. Nurdin Jadi Kepala SMPN 26 Makassar dalam Suasana Haru
Berita Online Sulawesi, Makassar — Pemandangan tak biasa terlihat di jalanan kota Makassar hari ini. Sebanyak 10 mobil bergerak bersama dalam sebuah kirab atau iring-iringan pengantar.
Uniknya, prosesi ini bukan untuk mengantar sepasang pengantin baru, melainkan bentuk penghormatan dalam mengantar H. Nurdin, S.Pd., S.H., M.Pd menuju tempat tugas barunya pada acara pisah sambut Kepala Sekolah UPT SPF SMP Negeri 26 Makassar, Kamis (25/6/2026).
Rombongan pengantar tampil kompak mengenakan pakaian adat bernuansa biru serta kemeja batik, lengkap dengan pembawa bo'sara yang semakin memperkental kearifan lokal.
Suasana penuh keakraban sekaligus haru pun menyelimuti ruang pertemuan guru SMPN 26 Makassar, tempat acara sakral peralihan estafet kepemimpinan ini digelar.
Acara yang berlangsung sederhana namun sarat emosi ini dihadiri oleh kalangan guru, tenaga kependidikan (tendik), komite sekolah, awak media, serta sejumlah tamu undangan.
Tampak hadir di antaranya mantan Kepala SMPN 10 Makassar, H. Topan Adil, para wakil kepala sekolah, dan dewan guru SMPN 26.
Rotasi Kepemimpinan: Saling Tukar Estafet
Dalam pisah sambut tersebut, Kepala SMPN 26 Makassar yang lama, Hj. Nur Rahma, S.Pd resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada H. Nurdin. Selanjutnya, Hj. Nur Rahma akan mengemban tugas baru sebagai Kepala SMPN 29 Makassar.
Sementara itu, H. Nurdin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMPN 27 Makassar digantikan oleh Ismail, S.Pd M.Pd yang merupakan "pendatang baru" dalam jajaran kepala sekolah definitif.
![]() |
| Kepala SMPN 26 yang lama, Hj. Nur Rahma |
Kilas Balik 10 Tahun dan Air Mata Perpisahan
Dalam sambutannya, Hj. Nur Rahma tak kuasa menahan rasa syukur atas kontribusi yang telah ia lakukan sejak tahun 2016 silam. Ia mengenang kembali masa-masa sulit di awal kepemimpinannya ketika sekolah tersebut masih sering dilanda banjir hingga menggenangi ruang kelas.
"Amanah itu berjalan silih berganti. Insya Allah, dengan nahkoda baru, SMPN 26 akan semakin melaju dan berprestasi. Beliau (H. Nurdin) tidak sekadar teman, tapi juga mentor saya yang selalu menjadi teman diskusi dalam berbagai hal selama 10 tahun ini," ujar Hj. Nur Rahma penuh emosional dan tak kuasa menahan tangis.
![]() |
| Kepala SMPN 26 yang baru, H. Nurdin |
Komitmen Kepemimpinan Partisipatif H. Nurdin
Memasuki babak baru, H. Nurdin mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam atas sambutan luar biasa dari keluarga besar SMPN 26. Ia sempat berkelakar bahwa mutasi ini membuat Hj. Nur Rahma "naik kelas" dari SMPN 26 ke SMPN 29, sementara dirinya justru "turun angka" dari SMPN 27 ke SMPN 26.
Di balik candaannya, H. Nurdin menegaskan pentingnya kolaborasi dan kerja tim yang kuat. Ia berkomitmen menerapkan gaya kepemimpinan partisipatif demi kemajuan sekolah ke depan.
"Tidak mungkin sekolah itu berhasil kalau kepala sekolahnya kerja sendiri, itu non sense (tidak masuk akal)," tegas H. Nurdin.
Di akhir kalimatnya, H. Nurdin mengaku sempat diliputi rasa sedih. Bukan karena meninggalkan lingkungan fisik SMPN 27 yang lama dipimpinnya, melainkan karena harus berpisah tugas dengan para guru yang selama ini telah ia anggap sebagai sahabat karib.
Momen pisah sambut ini pun ditutup dengan jabat tangan dan pelukan hangat, menandai dimulainya lembaran baru bagi perkembangan pendidikan di SMPN 26 Makassar. (@ruri)













