AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MUNAFRI-ALIYAH (MULIA) : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

SMPN 8 Makassar Terapkan Inovasi WATTUNNA SI untuk Pengelolaan Sampah Sekolah


Media Kita Semua Satuan pendidikan UPTD SPF SMP Negeri 8 Makassar terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan tertib melalui inovasi pengelolaan sampah bertajuk WATTUNNA SI. 

Inovasi tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam membangun kebiasaan warga sekolah untuk mengelola sampah secara disiplin dan bertanggung jawab.

​Penerapan program WATTUNNA SI berlangsung di lingkungan SMPN 8 Makassar pada Sabtu (26/9/2026). 

Program ini mengatur seluruh aliran pembuangan sampah melalui penjadwalan waktu yang ketat, pemilahan berdasarkan jenis sampah, pengawasan guru piket, penataan tempat penampungan, serta monitoring berkelanjutan terhadap kepatuhan warga sekolah dan kondisi sampah.

​Melalui sistem tersebut, pembuangan sampah ke tempat penampungan akhir sekolah dijadwalkan dua kali dalam sehari, yaitu pada pukul 10.00 WITA dan 13.00 WITA. 

Pengaturan jadwal ini diterapkan agar proses pembuangan sampah dapat berjalan lebih terkontrol serta tidak mengganggu jalannya aktivitas belajar mengajar di kelas.

​Selain pengaturan waktu, WATTUNNA SI menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Sampah yang dihasilkan dipisahkan ke dalam tiga kategori utama, yakni sampah organik, anorganik, dan residu. 

Pemilahan ini bertujuan untuk memudahkan proses pengelolaan lanjutan sekaligus meningkatkan kesadaran para siswa akan pentingnya menjaga kebersihan.

Kepala UPTD SPF SMPN 8 Makassar, Herni Marlinda swafoto usai rapat penerapan WATTUNNA SI


Kepala UPTD SPF SMPN 8 Makassar, Herni Marlinda, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penerapan WATTUNNA SI merupakan bentuk komitmen sekolah dalam membangun budaya hidup bersih dan tertib bagi seluruh warga sekolah.

​Menurutnya, pengelolaan sampah bukan sekadar menjaga kebersihan fisik lingkungan, melainkan juga menjadi sarana edukasi karakter agar siswa memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. 

Oleh karena itu, konsistensi dan partisipasi aktif dari seluruh warga sekolah menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

​Dengan berjalannya WATTUNNA SI, SMPN 8 Makassar berharap pengelolaan sampah di sekolah dapat terlaksana secara lebih teratur, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus membentuk karakter siswa yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. (@ruri)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026