AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MUNAFRI-ALIYAH (MULIA) : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Antrean SPBU Mereda, Wali Kota Makassar Minta Pasokan BBM Segera Kembali Normal



Media Kita Semua Antrean panjang BBM di sejumlah SPBU Kota Makassar mulai membaik usai pemerintah menetapkan berbagai langkah penanganan mendesak.

Meski demikian, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pertamina, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan penyaluran pasokan BBM benar-benar kembali pulih secara permanen.

Langkah ini dipertegas dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Penyaluran BBM Bersubsidi se-Sulsel yang dipimpin Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Baruga Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (14/9/2026). 

Pertemuan lintas instansi tersebut dihadiri oleh Forkopimda, para kepala daerah se-Sulsel, pimpinan Pertamina Patra Niaga Regional Sulsel, SKK Migas, hingga jajaran pemilik SPBU di Kota Makassar.

Munafri menyampaikan bahwa kebijakan darurat mulai dari penambahan jam operasional, penerapan pembelajaran daring, hingga sistem work from home (WFH) mulai mengurai kepadatan di lapangan. 

Namun, ia menekankan pentingnya penetapan tenggat waktu agar regulasi khusus seperti aturan ganjil-genap pengisian BBM tidak berlarut-larut dan merugikan mobilitas warga, terutama pengemudi ojek online dan pelajar.

Selain percepatan normalisasi, Wali Kota Makassar mendorong Pertamina meninjau ulang disparitas harga BBM yang dinilai memicu lonjakan konsumsi pada jenis BBM murah.

Ia meminta agar pola konsumsi riil masyarakat dijadikan acuan utama dalam penyesuaian kuota dan distribusi BBM di wilayah Makassar. (*)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026