Kolaborasi Majelis Taklim dan Guru SMPN 27 Makassar Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Media Kita Semua Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat di Masjid Nurul Ilmi UPTD SPF SMP Negeri 27 Makassar berlokasi di Kompleks Hartaco Indah jalan Daeng Tata Kecamatan Tamalate pada Rabu siang (9/9/2026) atau ba'da dhuhur.
Acara ini terselenggara berkat kolaborasi antara Majelis Taklim Annisa Ul Jannah dan para guru SMPN 27 bersama Pengurus Masjid Nurul Ilmi SMPN 27 Makassar.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan lantunan shalawat, kemudian dilanjutkan dengan jajaran sambutan.
Ketua ORW 004 membuka sambutan dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi, seraya berharap para hadirin dapat memetik hikmah serta semakin termotivasi meneladani akhlak Nabi.
Semangat kebersamaan tersebut juga diperkuat melalui sambutan dari Ketua Majelis Taklim Annisa Ul Jannah, Dr. Hj. Bunga Tang, SE., M.Si.
Sementara itu, Kepala UPTD SPF SMPN 27 Makassar, Ismail, S.Pd., M.Pd., diwakili oleh Ketua Pengurus Masjid Nurul Ilmi, Rosdianto, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, Rosdianto menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Sekolah yang berhalangan hadir karena tengah mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek).
Ia juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh panitia dan anggota majelis taklim.
"Melalui peringatan Maulid Nabi ini, saya berharap semoga kita semua mendapatkan keberkahan dan syafaat dari Allah SWT," ujar Rosdianto yang juga guru PAI SMPN 27.
Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh Sekretaris Lembaga Dakwah IMMIM, Ustadz Hasan Pinang, S.Ag., S.Hi yang menekankan pentingnya meneladani moral Rasulullah SAW.
Beliau menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah teladan sempurna yang selalu mengutamakan keadilan dan kepedulian, termasuk dalam menghormati sesama manusia tanpa memandang perbedaan.Ustadz Hasan juga mengingatkan bahwa meluangkan waktu menghadiri peringatan ini bernilai dua ibadah sekaligus, yakni ibadah kepada Allah SWT dan ibadah silaturahmi.
Mengakhiri ceramahnya, beliau berpesan agar Maulid Nabi tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan pengingat untuk menerapkan nilai-nilai moral Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah. (@ruri)













