Beredar Kabar Pelantikan Kepsek di Makassar Jumat Depan? Karebosi Jadi Lokasi Pengukuhan
Berita Online Sulawesi, Makassar – Kabut ketidakpastian mengenai jadwal pelantikan Kepala Sekolah SD dan SMP definitif di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tampaknya mulai tersingkap.
Setelah menjadi perbincangan hangat dan obrolan serius sepanjang awal tahun 2026, agenda penting ini dikabarkan akan segera mencapai puncaknya dalam waktu dekat.
Berdasarkan kabar yang beredar, prosesi pelantikan para nahkoda baru sekolah negeri tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026.
Jika benar jadwal pelantikan ini terealisasi Jumat pekan depan, maka momen ini di prediksi akan menjadi "Jumat Keramat" bagi sebagian kepala sekolah termasuk bagi para guru yang telah menanti kepastian pemimpin baru di sekolah mereka masing-masing.
Sinyal kuat mengenai pelaksanaan pelantikan ini diperkuat dengan beredarnya surat dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar. Dalam surat bernomor 000/217/Disdik/V/2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Dinas Pendidikan, Achi Soleman.
Pihak Disdik telah mengajukan permohonan izin penggunaan Lapangan Karebosi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar.
Meski surat tertanggal 26 Mei 2026 tersebut tidak merinci jam pelaksanaan, dokumen itu secara eksplisit menyebutkan rencana pengukuhan kepala sekolah negeri berdasarkan Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025.
"Informasinya begitu (pelantikannya di Karebosi). Tapi itu info (pelantikan) dari dulu ji sudah ada, nanti jadi pi deh baru di bilang pasti," ujar salah satu kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya menanggapi rumor yang beredar saat dikonfirmasi.
Sebagai pengingat, pada Januari lalu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda (AZN) dalam keterangannya sempat membeberkan cetak biru pelantikan kepala sekolah. Tercatat sebanyak 374 kepala sekolah akan dilantik secara serentak dengan rincian 5 kepala sekolah TK, 314 kepala sekolah jenjang SD dan 55 kepala sekolah jenjang SMP.
Sekda AZN menekankan bahwa penataan jabatan kepala sekolah kali ini dilakukan melalui mekanisme penilaian seleksi yang sangat ketat.
Para peserta diklasifikasikan ke dalam empat kategori yaitu sangat direkomendasikan, direkomendasikan, dipertimbangkan dan tidak direkomendasikan.
Hasil penilaian tersebut yang menjadi dasar rekomendasi untuk diajukan kepada Wali Kota Makassar periode 2025–2030, Munafri Arifuddin.
AZN, yang resmi dilantik sebagai Sekda definitif pada Rabu (28/5/2025), kala itu berharap agar pelantikan serentak ini dapat mengakhiri berbagai kegaduhan serta menjadi momentum penting dalam menata kembali mutu pendidikan di Kota Daeng.
"Kita tidak ingin ini jadi pembicaraan di mana-mana lagi karena seleksi ini sudah dilakukan sesuai dengan kebijakan yang ada. Kepala sekolah ini kan sebenarnya bukan jabatan, ini adalah guru yang diberi tugas lebih, jadi harus disikapi dengan bijak," kata AZN dikutip Berita Online Sulawesi.com dari KabarMakassar.com, Kamis (29/5/2026).
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kamelia Thamrin Tantu dalam keterangannya dilansir dari media menyampaikan, Pemkot Makassar menjadwalkan pelantikan ratusan kepala sekolah (kepsek) definitif untuk mengisi kekosongan jabatan fungsional di berbagai jenjang pendidikan.
“Sudah ada surat dari kementerian untuk percepatan definitif kepala sekolah. Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak kami bisa bekerja dengan baik dan memastikan penempatan berjalan lancar,” kata Memi, Jumat (8/5/2026) dikutip HeralSulsel.id Jumat (29/5).
Dengan sisa waktu sepekan menuju tanggal yang pelantikan yang beredar, publik kini menanti pergerakan dari Lapangan Karebosi untuk melihat wajah-wajah yang akan memimpin masa depan pendidikan di Kota Makassar. (@ruri)







