AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MUNAFRI-ALIYAH (MULIA) : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Sasar Pendidik dan Pelajar SMPN 12, DKP Makassar Sosialisasi Pentingnya Pola Konsumsi B2SA



Berita Online Sulawesi, Makassar — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) terus bergerak masif dalam mengampanyekan perubahan perilaku konsumsi pangan masyarakat. 

Kali ini, DKP Kota Makassar membidik sektor pendidikan dengan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Penerapan Pola Konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang berlangsung di Aula UPT SPF SMP Negeri 12 Makassar.

​Kegiatan edukatif yang sarat manfaat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Penganekaragaman Makanan dan Konsumsi Pangan Kota Makassar, Faisal, S.Pt., M.Si

Turut hadir langsung dalam acara tersebut Kepala SMPN 12 Makassar, Laode Imam Sutrisno, S.Pd M.Pd bersama jajaran guru serta puluhan peserta didik (siswa) yang tampak antusias mengikuti jalannya acara.


Guna memberikan pemahaman yang mendalam, DKP Kota Makassar tidak main-main dalam menghadirkan pemateri. Tiga narasumber kompeten di bidangnya dihadirkan untuk menyampaikan edukasi secara interaktif, komunikatif, dan mudah dipahami oleh para siswa serta guru.

​Prof. Dr. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D (Guru Besar Ilmu Gizi Universitas Hasanuddin), memaparkan materi krusial mengenai Implementasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia.

​Dr. A. Arieka Novianti, S.Km., M.Kes (Fungsional Madya Dinas Kesehatan), mengupas tuntas tentang Penerapan Pola B2SA dalam kehidupan sehari-hari.

​Ir. Muliadi Saleh, MP (Kepala Lembaga Parsial), memberikan edukasi mendalam mengenai Pentingnya Menjaga Keamanan Pangan dari zat-zat berbahaya.

Selaku Kepala SMPN 12, Laode Imam Sutrisno menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program pemerintah kota Makassar hingga hari ini. Salah satunya adalah sosialisasi yang dilakukan oleh DKP di sekolahnya. 

Menurutnya, sosialisasi ini penting bagi warga sekolah untuk menanamkan pemahaman pangan sehat sejak dini..Sosialisasi tidak hanya untuk mengetahui kebutuhan gizi harian, namun untuk memastikan makanan yang masuk ke tubuh diolah secara higienis dan bebas dari bahan berbahaya.

Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia pendidikan ini, DKP Kota Makassar berharap para pelajar dan pendidik di SMPN 12 Makassar dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang menularkan kebiasaan konsumsi pangan sehat, bergizi, dan aman, baik di lingkungan sekolah maupun di dalam keluarga masing-masing.

Sebagai informasi, penerapan Pola Konsumsi B2SA adalah pola makan yang membiasakan konsumsi aneka ragam makanan—baik nabati maupun hewani—dalam porsi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi harian, sekaligus memastikan makanan tersebut diolah secara higienis dan bebas dari bahan berbahaya. (*)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026