SD Inpres Batua I Makassar - Klikhijau Sinergi Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan Berkelanjutan
Berita Online Sulawesi.Com, Makassar -Kesadaran ekologis di tengah masyarakat harus dipupuk sejak dini dan institusi pendidikan memegang peran paling sentral dalam membentuk karakter generasi yang peduli lingkungan.
Sadar akan pentingnya hal tersebut, UPT SPF SD Inpres Batua I Makassar dan Klikhijau platform edukasi dan aksi lingkungan resmi menjalin kerja sama dengan pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kemitraan strategis ini diinisiasi bersama dengan mengusung prinsip kolaborasi yang saling menguatkan demi memperkokoh gerakan sekolah ramah lingkungan.
Kepala UPT SPF SD Inpres Batua I Makassar, Hijrah Nurja Husmal, S.Pd menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terlaksananya kerja sama ini.
![]() |
| MOU SD Inpres Batua 1 Makassar bersama Klikhijau |
Menurutnya, kehadiran Klikhijau sangat mendukung berbagai inisiatif pengelolaan lingkungan yang sebetulnya sudah mulai berjalan di sekolah tersebut.
"Terima kasih Klikhijau telah bersedia bekerja sama dengan kami. Kami berharap ada rencana kegiatan lanjutan yang mendukung penguatan gerakan sekolah ramah lingkungan yang sudah dijalankan," ujar Hijrah.
Hijrah menambahkan bahwa pihak sekolah saat ini aktif membangun jejaring dengan berbagai pihak, termasuk melibatkan orang tua murid dan instansi eksternal.
"Semoga kerja sama ini dapat berdampak langsung untuk berbagai program-program pengelolaan lingkungan di SD Inpres Batua I ke depannya," pungkasnya optimis.
Pendekatan Holistik: Bukan Sekadar Simbolis
Sementara itu, Direktur Klikhijau, Anis Kurniawan, menegaskan bahwa kolaborasi multipihak seperti ini adalah cerminan dari cara pandang melihat masalah lingkungan secara lebih holistik (menyeluruh).
Dengan melibatkan institusi pendidikan, tantangan lingkungan saat ini dapat dikonsolidasikan dengan lebih baik.
"Kerja sama dengan instansi pendidikan seperti sekolah dan kampus sangat penting, khususnya dalam mendukung gerakan lingkungan akademik berkelanjutan. Anak-anak di sekolah berhak mendapatkan kualitas lingkungan hidup terbaik," jelas Anis.
Menariknya, Anis juga menekankan agar gerakan peduli lingkungan di sekolah tidak terjebak pada pemenuhan target prosedural atau sekadar mengejar penghargaan seperti Adiwiyata. Pengelolaan lingkungan harus dipandang sebagai sesuatu yang fundamental.
Ia merumuskan dua poin penting yang harus dijaga demi keberlanjutan gerakan ini:
Kualitas Intention (Niatan): Upaya menjaga lingkungan harus lahir dari dasar kecintaan dan kepedulian yang tulus, bukan sekadar menggugurkan tugas.
Kualitas Attention (Perhatian): Diperlukan perhatian yang konsisten agar inisiatif lingkungan yang dirancang tidak berhenti sebagai gerakan simbolik, melainkan terus berkelanjutan.
Melalui sinergi antara UPT SPF SD Inpres Batua I Makassar dan Klikhijau ini diharapkan lahir model percontohan sekolah ramah lingkungan yang mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kepekaan ekologis yang tinggi bagi masa depan bumi. (*)










