Selamat Datang di Situs Kami : Munafri Imbau Warga Tak Terprovokasi | Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Sorowako | Walikota Rakor Bersama Tim KPK, Bappenas Hingga Camat Hadir | Mabes Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas | Lomba Tari Kreasi SD Bitoa Menjadi Puncak Perayaan HUT RI | Siswa SDI Sambung Jawa 1 Tampil di Festival Gandrang Bulo | Bulog Perkuat Sinergi Dengan TNI-POLRI | OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

Wali Kelas 27 Kompak Ajak Siswa Nonton Bareng


BERITAONLINESULAWESI.COM - Belajar tak harus di sekolah, belajar bisa di bioskop. Demikian salah satu chat pada group guru dan staf UPT SPF SMPN 27 Makassar, pada selasa, 29 Januari 2024 pagi. Pasalnya, lebih dari 500 siswa sekolah ini diajak oleh wali kelasnya menonton film edukasi ‘Pulang Tak Harus Rumah’ di Cinepolis Phinisi Point Mall Makassar. Film ini sendiri di produksi oleh DL Entertainment dengan produser  Liani Kawati dan sutradara Rusmin Nuryadin.

Film pulang tak harus rumah memang diperuntukkan bagi semua kalangan. Film ini dianggap mewakili kondisi anak-anak saat ini yang banyak kecanduan main gadged yang dapat berdampak buruk pada kesehatan mental anak. Anak-anak yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan game online dapat bermasalah dalam interaksi sosial dan prilaku. Pada sisi lain anak-anak juga diperkenalkan kembali dengan permainan tradisional seperti layang-layang, pa’raga, yang mulai dilupakan padahal banyak nilai positifnya.

Siswa SMPN 27 Makassar yang diajak nonton mengaku senang dengan film ini. Seperti diungkapkan Siti Zahra dari kelas VIII.9. “Dari film Pulang Tak Harus Rumah menyadarkan kami sebagai siswa dan seorang anak betapa pentingnya kita tidak boleh berperilaku sombong, mendengarkan perkataan orang tua, dan bersopan santun kepada orang lain” ungkapnya. 


Siswa lainnya Sabrina Az-Zahra dari kelas yang sama menyebut “Yang menarik bagi saya adalah Uleng memperlihatkan Jeihan tentang permainan tradisional di kampung sehingga membuat Jeihan tidak bosan tinggal di kampung” tuturnya.  

Senada dengan siswa, Wali Kelas Nur Annisa Yusuf, S. Pd. mengakui banyak pesan pendidikan yang bermanfaat untuk para generasi muda. Salah satunya agar memanfaatkan waktu sebaik mungkin. “Harusnya kita tidak ditundukkan dengan internet” tegasnya. Selain itu, lanjut Annisa ada pesan yang mendasar. “Ada pesan soal komunikasi yg baik, pentingnya membaca buku, kedisiplinan, dan hubungan sosial. Yang paling menyentuh tentang hubungan anak dan ayah” Jelas Annisa.  



Guru lain Warda Ningsih, SH, S. Pd., yang turut mendampingi siswa juga mengungkapkan pendapatnya tentang pentingya mendengarkan nasehat orang tua. “Dengar kata orang tua, tidak selamanya orang tua salah dalam mendidik anak-anaknya. Karena perkembangan zaman teknologi, sehingga berkurangnya toleransi antar teman” imbuh Warda yang juga guru PKn ini.

Kepala SMPN 27 Makassar, Nurdin, S. Pd, SH., M. Pd menganggap outing class seperti ini sangat baik untuk siswa. Ini adalah program yang baik dimana anak anak sesekali diajak belajar keluar dengan suasana yang berbeda. Film ini banyak nilai edukasi di dalamnya” Tutup Nurdin. (hms27)


PILIHAN REDAKSI

Walikota Makassar Rakor Bersama Tim KPK, Bappenas RI Hingga Camat Hadir

Lomba Tari Kreasi di SD Bitoa Menjadi Puncak Perayaan HUT ke 80 RI, Semarak Kemerdekaan Membahana dalam Kebersamaan Orang Tua

Stabilkan Harga Beras, Bulog Perkuat Sinergi Dengan TNI-POLRI

3 Program SDN Maccini 2 Dibawah Kepemimpinan Muhlis M

Pembukaan Diklatsar Paskibra Unit 740, Kepala SMPN 40 Tekankan Pentingnya Mengedepankan Keteladanan Disekolah

Regenerasi Kepemimpinan OSIS, Kepala SMPN 24 Lantik Ketua dan Pengurus Periode 2025-2026

Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas Tanpa Beban

Tampil Percaya Diri, Anak Didik SDI SAMBUNG JAWA 1 Atraksi di Festival Gandrang Bulo

Pelajar SMPN 40 Vino Putra Triady Ikut Ajang Sepak Bola Piala Menpora di Sidrap