Selamat Datang di Situs Kami : Munafri Imbau Warga Tak Terprovokasi | Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Sorowako | Walikota Rakor Bersama Tim KPK, Bappenas Hingga Camat Hadir | Mabes Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas | Lomba Tari Kreasi SD Bitoa Menjadi Puncak Perayaan HUT RI | Siswa SDI Sambung Jawa 1 Tampil di Festival Gandrang Bulo | Bulog Perkuat Sinergi Dengan TNI-POLRI | OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

Siswa Dan Guru SD Inpres Sambung Jawa 1 Adakan Outing Class Dengan Nobar Film "Pulang Tak Harus Rumah"

Peserta didik SD Inpres Sambung Jawa 1 antusias nonton film di bioskop Makassar 

BERITAONLINESULAWESI.COM – Untuk kesekian kalinya UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 1 berlokasi di Kecamatan Mariso Kota Makassar melaksanakan Outing Class.

Kegiatan outing class dilaksanakan, disamping sebagai media pembelajaran diluar kelas juga menjadi sarana hiburan yang menyenangkan bagi siswa karena terasa bosan dengan aktifitas pembelajaran di kelas.

Dalam kesempatan outing class pada 6 Februari lalu, peserta didik SD Inpres Sambung Jawa 1 bersama para guru pendamping berjumlah 142 orang sangat antusias mengikuti kegiatan outing class yang dilakukan yaitu menonton bersama-sama atau nobar film berjudul Pulang Tak Harus Rumah.

Kepala UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 1, Hj. Sohra M, S.Pd menegaskan, pihak sekolah membebaskan siapa saja peserta didik yang ingin menonton film di bioskop Mall Pippo Makassar yang berdurasi dua jam tersebut.

"Outing class dengan menonton film drama Pulang Tak Harus Rumah agar siswa mengetahui secara langsung realita sesungguhnya yang di kisahkan dalam film yang mengangkat isu yang kompleks dan terkini dengan mengambil latar wilayah pedesaan," ucapnya. 

Dengan nobar film tersebut ujarnya, diharapkan siswa-siswi dan para guru mendapatkan wawasan dan informasi sebagai pembelajaran yang relevan.

Sebagai informasi, film Pulang Tak Harus Rumah mengisahkan tentang seorang anak yang tinggal di kota berumur 13 tahun bernama Jeihan yang kehidupannya tiba-tiba saja berubah.

Hal tersebut lantaran Jeihan harus tinggal di perkampungan bersama Kakek yang tak pernah ia temui sebelumnya.

Pulang Tak Harus Rumah ini menawarkan suatu pesan moral tentang pendidikan dan karakter anak yang sangat selaras dengan konsisi di Indonesia saat ini. (#RR)




PILIHAN REDAKSI

Walikota Makassar Rakor Bersama Tim KPK, Bappenas RI Hingga Camat Hadir

Lomba Tari Kreasi di SD Bitoa Menjadi Puncak Perayaan HUT ke 80 RI, Semarak Kemerdekaan Membahana dalam Kebersamaan Orang Tua

Stabilkan Harga Beras, Bulog Perkuat Sinergi Dengan TNI-POLRI

3 Program SDN Maccini 2 Dibawah Kepemimpinan Muhlis M

Pembukaan Diklatsar Paskibra Unit 740, Kepala SMPN 40 Tekankan Pentingnya Mengedepankan Keteladanan Disekolah

Regenerasi Kepemimpinan OSIS, Kepala SMPN 24 Lantik Ketua dan Pengurus Periode 2025-2026

Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas Tanpa Beban

Tampil Percaya Diri, Anak Didik SDI SAMBUNG JAWA 1 Atraksi di Festival Gandrang Bulo

Pelajar SMPN 40 Vino Putra Triady Ikut Ajang Sepak Bola Piala Menpora di Sidrap