AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MULIA : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Penyerahan Bantuan Untuk Keluarga Korban Kapal Tenggelam di Pangkep





Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan kepada ahli waris korban kapal tenggelam di Pangkep di rujab Gubernur Sulsel Sabtu (3/1/2025)

Makassar, Berita Online Sulawesi.Com - Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap warga yang terdampak musibah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sosial kepada keluarga korban kapal tenggelam di kabupaten Pangkep.

Penyerahan bantuan dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kepada keluarga atau ahli waris tiga korban insiden kapal tenggelam yang terjadi di wilayah perairan Kabupaten Pangkep. Penyerahan bantuan berlangsung pada Sabtu 3 Januari 2025 bertempat di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Gubernur Andi Sudirman menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang merenggut nyawa para korban, yang diketahui tengah menjalankan tugas pelayanan sosial kepada masyarakat kepulauan.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban atas musibah yang terjadi,” ujar Andi Sudirman.

Selain bantuan donasi, kata dia, Pemprov Sulsel berkomitmen memberikan dukungan pendidikan berupa beasiswa bagi anak-anak korban yang ditinggalkan, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah.

Dirinya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para korban yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan nyawa demi melayani masyarakat di wilayah kepulauan.

“Pemerintah provinsi juga akan membantu beasiswa pendidikan bagi anak korban,” cetus Andi Sudirman Sulaiman.

Diketahui, Ketiga korban diketahui merupakan tokoh yang selama ini aktif dalam pelayanan publik dan sosial, yakni Muh Fitri Mubarak yang menjabat sebagai Camat Liukang Tupabiring, Kabupaten Pangkep, Imran, aktivis Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulsel, serta Darma, seorang bidan yang bertugas melayani masyarakat di Pulau Sarappo.

Mereka menjadi korban dalam insiden kapal jolloro yang tenggelam di perairan Pulau Podang-podang, Kabupaten Pangkep, pada Sabtu (27/12/2025) lalu. Kapal tersebut diketahui mengangkut rombongan pelayanan sosial dan dilaporkan tenggelam saat berlayar menuju daratan. (*)

Sumber: sulselprov.go.id

Editor: Redaksi | Copyright © 2025