SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447H / 2026M MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN | AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MULIA : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Isak Tangis Iringi Pemakaman Kopilot ATR 42-500 Farhan Gunawan di Gowa

Suasana Pemakaman Kopilot Muh Farhan Gunawan di Kabupaten Gowa (sulawesi.viva.co.id)

Gowa, Berita Online Sulawesi.Com – Isak tangis pecah mengiringi prosesi pemakaman Muhammad Farhan Gunawan, kopilot pesawat ATR 42-500, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Jasad Farhan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Darussalam Villey, Kelurahan Ramangloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Minggu (25/1/2026).

Suasana duka menyelimuti area pemakaman. Peti jenazah berwarna biru diangkat perlahan dari ambulans menuju liang lahat. Puluhan pelayat hadir memberikan penghormatan terakhir. Mayoritas mengenakan pakaian serba hitam, menundukkan kepala, larut dalam kesedihan.

Tangis pecah terdengar dari sang ibu. Doa-doa terus dipanjatkan, mengiringi kepergian Farhan—awak pesawat yang gugur dalam tugas.

Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Adi Tri Wibowo, turut hadir. Dalam sambutannya, ia menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Farhan dan kru lainnya. Suaranya bergetar, sesekali terhenti menahan air mata.

“Kecelakaan ini melibatkan kru terbaik kami, termasuk kru lain dan tim engineering yang terlibat dalam misi ini,” ujarnya.

Adi menegaskan Farhan merupakan pilot yang dididik secara profesional oleh instruktur terbaik perusahaan. Namun, emosi tak terbendung saat ia melanjutkan perkataannya.

“Hari ini kami dan tim instruktur hadir. Pilot kami didik dengan instruktur terbaik kami juga,” katanya terbata.

Ia menyebut, kehilangan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar perusahaan. Dengan mata berkaca-kaca, Adi mendoakan seluruh korban.

“Kami merasa sangat kehilangan. Mudah-mudahan sepuluh korban yang meninggal dinyatakan syahid, khusnul khatimah. Aamiin,” ucapnya.

Ucapan duka cita juga disampaikan kepada keluarga almarhum, khususnya orang tua Farhan.

“Turut berduka cita. Semoga almarhum menjadi kebanggaan bapaknya, Gunawan, khususnya bagi orang tuanya,” pungkasnya.

Prosesi pemakaman ditutup dengan doa bersama. Tanah perlahan menutup liang lahat—menandai perpisahan terakhir dengan Farhan Gunawan.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan memastikan seluruh 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tidak ada korban selamat.

Kasi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, tak kuasa menahan tangis saat mengumumkan penemuan korban terakhir pada Jumat (23/1/2026) pagi. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan dunia penerbangan nasional.(*)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026