Gelar Ekspose Dana BOS 2025: Inspektorat Takalar Tekankan Kepatuhan Juknis bagi Kepala Sekolah
Takalar, Berita Online Sulawesi.Com - Inspektorat Daerah Kabupaten Takalar melaksanakan agenda Ekspose Pengawasan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2025 untuk Tahap I.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Inspektorat Kabupaten Takalar ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi awal terhadap rencana penggunaan anggaran pendidikan agar tetap berada pada koridor yang tepat.
Sekretaris Inspektorat Kabupaten Takalar, Zainuddin Detol, Dalam arahannya, ia menekankan bahwa akuntabilitas pengelolaan dana BOS merupakan prioritas utama demi menjamin kualitas pendidikan di Kabupaten Takalar.
Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi antara pengawas internal pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan di sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Zainuddin Detol berharap agar seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) selaku manajer BOS di tingkat satuan pendidikan benar-benar teliti dalam melakukan pembelanjaan.
Beliau menegaskan bahwa setiap sen anggaran yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun fisik sesuai dengan kebutuhan riil di sekolah.
“Kami sangat berharap agar para Kepala Sekolah senantiasa berbelanja sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) Dana BOS yang telah ditetapkan. Jangan sampai ada pengeluaran yang keluar dari aturan tersebut, karena Juknis adalah panduan utama agar pengelolaan anggaran tidak menjadi temuan hukum di kemudian hari," tegas Zainuddin.
Senada dengan arahan tersebut, salah seorang Kepala Sekolah yang hadir dan dikonfirmasi setelah kegiatan menyatakan bahwa ekspose ini memberikan gambaran yang jelas mengenai tata kelola keuangan. Menurutnya, pihak sekolah merasa terbantu dengan adanya arahan langsung dari Inspektorat mengenai teknis pengadaan barang dan jasa yang benar.
“Kami dari pihak sekolah sangat mengapresiasi arahan ini. Intinya, kami diarahkan agar dalam setiap transaksi pembelanjaan tetap berpedoman teguh pada petunjuk teknis Dana BOS. Hal ini penting bagi kami agar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan program sekolah tanpa melanggar regulasi yang ada," ujar salah satu Kepsek saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan. (abd kadir/RN)







