Workshop Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) SMP Negeri 49 Makassar
Makassar, Berita Online Sulawesi.com - Menerapkan pembelajaran mendalam (Deep Learning) tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk beradaptasi dengan tuntutan abad ke-21.
Dengan menggunakan pembelajaran deep learning, guru harus lebih siap menghadapi perubahan metode pembelajaran yang lebih aktif dan berpusat pada siswa. Guru tidak bisa lagi hanya mengajar dengan cara lama.
Mengingat pentingnya pembelajaran deep learning maka UPT SPF SMP Negeri 49 Makassar menggelar kegiatan workshop bertajuk: Implementasi Deep Learning Dalam Pembelajaran yang diikuti oleh para wakil kepala (Wakasek) dan dewan guru.
Workshop tersebut digelar di ruang Laboratorium Komputer SMPN 49 pada Sabtu 7 Februari 2026 dimulai pukul 07.30 WITA sampai selesai. Hadir sebagai pemateri atau narasumber yakni Muhammad Hijrat, S.Pd M.Pd guru dari SMPN 15 Makassar.
Ket foto: Kepala UPT SPF SMPN 49 (baju merah) menggunakan laptop saat kegiatan workshop, Sabtu (7/2)
Pertemuan ilmiah yang bertema: Peningkatan Kompetensi Guru dibuka oleh Kepala UPT SPF SMPN 49 Makassar, Bapak Ikhsan, S.Pd M.Pd yang juga menyampaikan sepatah kata kepada peserta agar mengikuti workshop dengan serius dan betul-betul fokus pada materi yang disampaikan narasumber.
Dalam sambutannya, kepala sekolah menegaskan perlunya mengadakan kegiatan workshop. Beliau memandang hal ini sebagai salah satu upaya sekolah meningkatkan kompetensi dan skill serta memperkaya pengetahuan para guru.
Humas UPT SPF SMPN 49 Makassar, Ibu Paridawati, S.SE MM dalam keterangan tertulisnya kepada media ini, Sabtu malam (7/2) pukul 21. 25 WITA mengutarakan bahwa Workshop dilaksanakan agar semua guru dapat mengimplementasikan deep learning dalam proses pembelajaran serta modul ajar.
Dia menerangkan, inti pembelajaran mendalam dalam pendidikan adalah pendekatan yang menciptakan proses belajar berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, hati, rasa, dan raga.
"Fokusnya adalah memahami konsep secara mendalam bukan sekadar menghafal, guna mengembangkan kompetensi global (karakter, berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, komunikasi, kewarganegaraan) secara holistik," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, para peserta workshop menyambut baik materi yang disampaikan karena dianggap relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini.
Kegiatan Workshop Bagian Kepentingan Sekolah
Workshop dilaksanakan sebagai bagian dari kepentingan sekolah SMP Negeri 49 memberikan pemahaman lebih jauh kepada guru-guru agar mempersiapkan diri terhadap instrumen pengimplementasian pembelajaran Deep Learning dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan para guru semakin siap menghadapi tantangan pembelajaran di era digital dan mampu mewujudkan pendidikan bermutu di SMP Negeri 49 Makassar.
Sebagai informasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia salah satunya dengan menggunakan pembelajaran Deep Learning. Deep Learning adalah pendekatan pembelajaran baru yang menitikberatkan pada pemahaman konsep dan eksplorasi. (*)












