Air Mata di Balik Kisah Perjuangan Guru Tito, dari Perantau Tangguh hingga Menjadi Kepala Sekolah
Laode Imam Sutrisno/Tito muda di Ujung Pandang tahun 1990-an (Foto: AI) Berita Online Sulawesi, Makassar — Di balik ketegasan dan dedikasinya memimpin sekolah hari ini, tersimpan sebuah lembaran masa lalu yang penuh dengan air mata, keringat, dan perjuangan tanpa lelah. Ini adalah kisah tentang Laode Imam Sutrisno atau akrab di sapa Pak Tito Kepala UPT SPF SMPN 12 Makassar yang harus melewati badai kehidupan yang begitu hebat di tanah perantauan sebelum akhirnya bisa berdiri tegak seperti sekarang. Kisah ini dimulai ketika Tito muda harus mengambil keputusan terberat dalam hidupnya meninggalkan kampung halamannya di Pulau Buton. Dengan tas sederhana dan tekad yang bulat, ia melangkah pergi menuju Kota Makassar yang kala itu masih bernama Ujung Pandang. Namun, keberangkatannya diiringi oleh beban batin yang teramat berat. Di saat Tito muda harus mengadu nasib demi masa depan. Sang ayah tercinta sedang terbaring lemah, berjuang melawan sakit di kampung halaman. Setiap jengkal...