Dibawah Kepemimpinan Sumardani, SD Inpres Bitoa Perkuat Kebersamaan Lewat Perlombaan
Media Kita Semua Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, UPTD SPF SD Inpres Bitoa Makassar mengadakan berbagai perlombaan yang tak sekadar meriah, tetapi juga kaya penanaman karakter.
Berbagai perlombaan interaktif baik tradisional maupun edukatif dirancang khusus sesuai dengan dinamika tumbuh kembang peserta didik, khususnya siswa Fase Kelas Rendah (kelas 1, 2 dan 3).
Enam cabang lomba unik yang disajikan meliputi lomba Estafet Karet, lomba Estafet Kelereng, lomba Mewarnai, lomba Menggambar, lomba baca UUD serta lomba hafal Pancasila.
Rangkaian lomba yang lebih dari sekadar pesta selebrasi tahunan.ini akan berlangsung selama tiga hari dimulai Kamis 13 Agustus hingga Sabtu 15 Agustus 2026.
Adapun sebelum memulai gelaran lomba, sekolah yang berlokasi dijalan Bitoa Lama Kecamatan Manggala ini mengawalinya dengan menggelar kegiatan karnaval yang menyusuri jalan-jalan dekat lingkungan sekolah.
Karnaval ini diikuti oleh warga sekolah mulai Kepala sekolah, jajaran dewan guru, tenaga kependidikan (tendik), hingga para siswa dan orang tua murid yang turut berpartisipasi. Suasana semarak tampak dari nuansa merah putih yang mendominasi busana serta atribut para peserta.
Kemeriahan karnaval tersebut tidak hanya membangkitkan aura kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi ruang edukatif untuk menanamkan rasa cinta tanah air serta mengasah kreativitas siswa sejak dini.
Kepala UPTD SPF SDI Bitoa, Sumardani, S.Pd menyampaikan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturrahmi seluruh warga sekolah melalui acara Karnaval dan perlombaan.
"Kami ingin perlombaan ini dijadikan momen kebersamaan dan kegembiraan sekaligus hiburan bagi para siswa dan warga sekolah lainnya untuk menikmati suasana kemerdekaan,” ucapnya.
Sumardani berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. (@ruri)










