Guru SDN Kumala Ambil Bagian Dalam Rangka Peringatan HUT PGRI dan HGN
Makassar, Berita Online Sulawesi.Com - Ratusan guru se-Kecamatan Tamalate memadati lapangan SMP Negeri 27 Makassar untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2025 pada Selasa 25 November 2025.
Tampak hadir sejumlah pengurus PGRI Cabang Tamalate bersama kepala sekolah jenjang SD dan SMP negeri swasta di wilayah kecamatan Tamalate.
![]() |
| Guru SDN Kumala mengikuti kegiatan upacara HUT PGRI dan HGN dipusatkan di SMPN 27 kecamatan Tamalate |
Salah satu sekolah yang ambil bagian dalam pelaksanaan upacara yang digelar oleh PGRI Cabang Tamalate tersebut adalah guru-guru dari UPT SPF SD Negeri Kumala Makassar.
Sultan Abadi, S.Pd Plt Kepala UPT SPF SD Negeri Kumala mengatakan bahwa upacara peringatan HUT PGRI ke 80 dan Hari Guru Nasional kali ini diikuti guru SD Negeri Kumala sebanyak 5 orang yang berlangsung pada Selasa 25 November 2025.
Selain itu, ia menyebut upacara peringatan HUT PGRI dan HGN juga dilaksanakan di halaman SD Negeri Kumala yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan (tendik) serta murid semua jenjang kelas.
“Semoga peringatan hari guru kali ini menjadi penambah semangatnya dalam mendidik dan menjadi motivasi bagi guru dapat lebih fokus pada tugas utama sebagai pendidik profesional," ujarnya.
Sultan berharap peringatan hari guru ini juga dijadikan momentum yang baik untuk membangun kebersamaan antar guru dan tendik serta orang tua murid sehingga dapat menciptakan pendidikan yang baik bagi anak didik.
Sebagai informasi, Peringatan HUT ke-80 PGRI tahun 2025 mengusung tema "Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas".
Tema tersebut menegaskan komitmen PGRI untuk menguatkan mutu pendidikan melalui guru yang kompeten, adaptif, dan berdaya.
Sementara peringatan Hari Guru Nasional tahun ini mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, sebagai wujud penghargaan atas peran besar para guru dalam membangun masa depan bangsa
Melalui tema tersebut terdapat komitmen untuk mengapresiasi tokoh masyarakat, guru, dan tenaga kependidikan yang tidak hanya berprestasi secara individu, tetapi juga menghadirkan dampak bagi murid, lingkungan belajar, komunitas sekolah dan masyarakat luas. (*)










