Masjid Nurul Ilmi SMP Negeri 27 Fasilitasi Penerimaan dan Penyaluran Zakat Fitrah
Makassar, Berita Online Sulawesi.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, umat Islam di seluruh dunia wajib menunaikan zakat fitrah. Hukum membayar zakat fitrah adalah wajib bagi setiap Muslim, baik laki-laki, perempuan, anak-anak, orang dewasa, budak, serta orang yang merdeka.
Sejak awal pekan ini, ketua mesjid Haji Nurdin bersama panitia zakat yang terdiri dari pengurus masjid Nurul Ilmi SMPN 27 Makassar, yang menjadi pusat kegiatan religi di sekolah tersebut secara resmi membuka layanan penerimaan dan penyaluran zakat fitrah. Prosesi penyerahan zakat berlangsung lancar dengan mengedepankan nilai-nilai syariat dan ketertiban.
Dalam pelaksanaanya, sesuai dengan Fatwa MUI, zakat fitrah yang dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok (dalam hal ini makanan pokok setempat adalah beras). Sedangkan kadar zakat fitrah yang dikeluarkan adalah 1 sha’ yang apabila dikonversikan ke dalam bentuk beras sebanyak 4 liter. Sebagian jamaah juga menunaikan zakat fitrah dalam bentuk uang yang senilai dengan kadar beras zakat.
Penyaluran kepada yang Berhak
Setelah terkumpul, panitia segera melakukan verifikasi data untuk menetapkan daftar Mustahik (penerima zakat). Oleh amil di Masjid Nurul Ilmi SMPN 27, zakat fitrah yang diterima dari orang yang wajib berzakat (muzakki) disegerakan untuk disalurkan kepada mustahik atau orang yang berhak menerima zakat.
Penyaluran dilakukan oleh ustadz Hamka secara bertahap kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan sekolah, keluarga siswa yang membutuhkan, staf dan mitra pendukung di lingkup SMPN 27 Makassar.
Zakat fitrah yang ditunaikan melalui Masjid Nurul Ilmi SMPN 27 ini menjadi bukti nyata bahwa amanah dari para Muzakki dapat tersampaikan secara tepat sasaran.
Pengurus masjid Nurul Ilmi SMPN 27 berupaya menjadi jembatan kebaikan antara mereka yang berkelebihan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Dengan demikian diharapkan zakat yang disalurkan dapat memberikan kegembiraan bagi para Mustahik dalam menyambut hari kemenangan 1 Syawal 1447 H sekaligus dapat berlebaran dengan hati yang tenang. (@ruri)










