Semangat Memperingati Hari Bumi di SD Inpres Sambung Jawa 1
Makassar, Berita Online Sulawesi.Com – Peringatan Hari Bumi tahun ini yang digelar pada Rabu (22/4/2026) bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah aksi nyata untuk menjawab tantangan perubahan iklim. Sejak pagi, seluruh warga sekolah UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 1 Makassar terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.
Tampak puluhan siswa bersama para guru berkumpul dengan satu misi yang sama: merayakan Hari Bumi 2026. Mengusung tema global "Our Power, Our Planet" (Kekuatan Kita, Planet Kita), sekolah ini membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten di lingkungan pendidikan.
Aksi Nyata di Lingkungan Sekolah
Sesuai dengan esensi tema tahun ini, kekuatan kolektif siswa dan guru diwujudkan melalui tiga pilar aksi sederhana namun konkret:
1. Gerakan membuang sampah pada tempatnya dipertegas kembali untuk menumbuhkan disiplin dan perilaku ramah lingkungan sejak dini.
2. Penanaman berbagai jenis tanaman di area sekolah dilakukan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih sejuk dan asri.
3. Perlindungan Keanekaragaman Hayati merupakan edukasi langsung diberikan agar siswa memahami pentingnya menjaga makhluk hidup di sekitar mereka sebagai bagian dari keseimbangan alam.
Kepala UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 1, Hj. Sohrah, S.Pd, yang hadir langsung memantau jalannya kegiatan, memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para siswa. Menurutnya, keterlibatan masif ini adalah kunci utama dalam membentuk karakter generasi yang peduli terhadap masa depan bumi.
"Melalui momentum Hari Bumi ini, kita ingin menanamkan bahwa setiap individu memiliki kekuatan untuk melindungi planet ini. Dengan membiasakan perilaku ramah lingkungan di sekolah, kita berharap hal ini menjadi gaya hidup yang dibawa siswa hingga ke rumah dan masyarakat," ujar Hj. Sohrah.
Kegiatan yang berlangsung khidmat namun penuh semangat ini diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang, menjadikan UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 1 sebagai sekolah hijau di Makassar yang aktif berkontribusi dalam mengatasi krisis iklim global. (*)










