Selamat Datang di Situs Kami : Munafri Imbau Warga Tak Terprovokasi | Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Sorowako | Walikota Rakor Bersama Tim KPK, Bappenas Hingga Camat Hadir | Mabes Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas | Lomba Tari Kreasi SD Bitoa Menjadi Puncak Perayaan HUT RI | Siswa SDI Sambung Jawa 1 Tampil di Festival Gandrang Bulo | Bulog Perkuat Sinergi Dengan TNI-POLRI | OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer

Polda Sulbar Lancarkan Operasi Pekat Berantas Premanisme: 19 Pelaku Ditangkap

Berita Online Sulawesi (Sulbar)  - Kepolisian daerah sulawesi barat melancarkan Operasi Kepolisian Pekat (Penyakit Masyarakat) untuk memberantas premanisme di seluruh wilayah Sulbar sejak 1 Mei 2025. Operasi ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Kapolda Sulbar dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dari segala bentuk gangguan, khususnya aksi premanisme.

Karoops Polda Sulbar, Kombes Pol. I Nyoman Artana menjelaskan bahwa premanisme yang menjadi sasaran operasi ini meliputi berbagai tindakan kekerasan, pemaksaan, atau intimidasi yang dilakukan individu atau kelompok untuk keuntungan pribadi. Bentuknya beragam, mulai dari pemalakan, pengancaman, pemerasan, hingga penguasaan wilayah secara ilegal yang merugikan masyarakat dan menghambat perkembangan sosial ekonomi.

Ciri-ciri pelaku meliputi penggunaan kekerasan fisik atau ancaman, permintaan uang secara paksa, penguasaan wilayah secara ilegal, penakutan masyarakat, dan keterlibatan dalam tindak kriminal. Lokasi rawan premanisme antara lain pasar, terminal, kawasan parkir, pelabuhan, bandara, dan tempat usaha/perusahaan.

Operasi Pekat ini menerapkan pendekatan tiga pilar: preemtif, preventif dan represif. Pendekatan preemtif dilakukan melalui sosialisasi dan pencegahan dini, sementara pendekatan preventif berupa patroli intensif dan peningkatan pengawasan di wilayah rawan. Pendekatan represif berupa penindakan tegas terhadap pelaku premanisme yang tertangkap.

Hasil operasi hingga saat ini menunjukkan keberhasilan signifikan. Polda Sulbar telah menangani 15 kasus premanisme dengan 19 tersangka yang terdiri dari pelaku pemerasan, penganiayaan/pengeroyokan dan pengancaman. Para tersangka kini menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Polda Sulbar menghimbau masyarakat yang pernah menjadi korban premanisme untuk segera melapor ke Polsek atau Polres terdekat. Kerjasama masyarakat sangat penting untuk menciptakan Sulbar yang aman dan kondusif.(*)

PILIHAN REDAKSI

Walikota Makassar Rakor Bersama Tim KPK, Bappenas RI Hingga Camat Hadir

Lomba Tari Kreasi di SD Bitoa Menjadi Puncak Perayaan HUT ke 80 RI, Semarak Kemerdekaan Membahana dalam Kebersamaan Orang Tua

Stabilkan Harga Beras, Bulog Perkuat Sinergi Dengan TNI-POLRI

3 Program SDN Maccini 2 Dibawah Kepemimpinan Muhlis M

Pembukaan Diklatsar Paskibra Unit 740, Kepala SMPN 40 Tekankan Pentingnya Mengedepankan Keteladanan Disekolah

Regenerasi Kepemimpinan OSIS, Kepala SMPN 24 Lantik Ketua dan Pengurus Periode 2025-2026

Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas Tanpa Beban

Tampil Percaya Diri, Anak Didik SDI SAMBUNG JAWA 1 Atraksi di Festival Gandrang Bulo

Pelajar SMPN 40 Vino Putra Triady Ikut Ajang Sepak Bola Piala Menpora di Sidrap