AYO KITA DUKUNG PROGRAM PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO DAN WAKIL PRESIDEN RI GIBRAN RAKABUMING RAKA BERSAMA KABINET MERAH PUTIH SERTA MENDUKUNG PROGRAM VISI PEMERINTAHAN MUNAFRI-ALIYAH (MULIA) : MAKASSAR UNGGUL, INKLUSIF, AMAN DAN BERKELANJUTAN

Walikota Makassar Dampingi Mensos Gus Ipul Launching Gerakan Peduli Tetangga


Media Kita Semua Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). 

Program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini dihadirkan untuk memperluas jangkauan pendataan serta memperkuat akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui peran aktif pengurus RT/RW dan elemen masyarakat.

Dalam peluncuran tersebut, Mensos RI yang akrab disapa Gus Ipul bersama Munafri memimpin deklarasi komitmen seluruh Ketua RT dan RW se-Kota Makassar yang didapuk khusus sebagai Agen Perlinsos. 

Pelaksanaan program nasional ini merupakan tindak lanjut atas arahan strategis Presiden RI untuk membenahi dan mengonsolidasikan data penerima manfaat bantuan sosial (bansos).

“Semuanya ini dilakukan secara bertahap, kita telah uji coba di Kabupaten Banyuwangi, lalu dikembangkan di 42 kabupaten/kota termasuk Makassar, dan nantinya akan diberlakukan seluruh Indonesia,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, Gerakan Peduli Tetangga menerapkan digitalisasi bansos yang mengintegrasikan berbagai basis data nasional, mulai dari Dukcapil, P3KE, DTKS, Kemenkes, hingga data kepemilikan aset dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

Melalui sistem berbasis agen dari tetangga terdekat ini, masyarakat dapat melakukan registrasi ulang maupun mengusulkan diri sendiri atau orang lain untuk menerima perlindungan sosial.

Kemensos menargetkan setidaknya 50 persen masyarakat Indonesia terdaftar dalam sistem baru ini pada Desember 2026, sehingga penyaluran bansos berbasis data terintegrasi dapat berlaku penuh secara nasional pada 2027. 

Gus Ipul turut mengapresiasi Kota Makassar yang menjadi pendorong utama capaian pendaftaran 6 persen di wilayah Sulawesi Selatan saat ini.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemensos yang menjadikan Makassar sebagai salah satu lokasi proyek percontohan (pilot project) program Perlinsos nasional.

“Makassar dipilih menjadi salah satu pilot project bersamaan dengan beberapa kota yang lainnya untuk menjalankan program Perlinsos yang ada di Indonesia ini,” kata pria yang akrab disapa Appi tersebut.

Appi menegaskan pentingnya momentum ini untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov Sulsel, dan Pemkot Makassar agar bantuan sosial dapat tersalurkan secara akurat dan tepat sasaran. 

Menurutnya, pelibatan RT dan RW sebagai bagian pemerintah terdepan sangat efektif untuk memastikan warga kurang mampu yang belum terdaftar dapat terdata secara valid.

Ia mencatat, capaian pembentukan Agen Perlinsos di Makassar telah menyentuh angka 31 persen, meningkat 12 persen dibandingkan tiga bulan sebelumnya. Pemkot Makassar membidik partisipasi agen ini dapat menembus 50 persen pada akhir tahun 2026 untuk menjangkau lebih dari separuh wilayah kota. 

Untuk mempercepat target tersebut, ruang partisipasi juga dibuka lebar bagi kelompok masyarakat lain di luar pengurus RT/RW.

Peluncuran ini turut dihadiri jajaran pejabat penting, antara lain Anggota DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Andi Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, serta Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa. (*)

Editor: Redaksi | Copyright © 2026